“BERSHALAT DALAM MAKNA”
Kebanyakan kita shlat dengan hafalan. Sangat jarang yang melakukan shalat dengan memahami maknanya. padahal kunci kekhusukan shalat adalah kefahaman tentang apa yang kita lakukan dan apa yang kita ucapkan. maka, mau tidak mau kita harus menggunakan akal untuk memahami makna shalat.
Jika tidak, maka hal yang menimpa laki-laki yang pernah disuruh Rasul mengulang shalatnya sampai tiga kali bakal meimpa pada kita. artinya, shalat kita ternyata tidak memiliki makna apa-apa. Dan dianggap belum melaksanakan shalat. Tentu shalat yang demikian bukanlah shalat yang diharapkan Rasulullah SAW. Apalagi kalau kita ingin ketemu Allah,tentunya sangatlah jauh. Karena itu, marilah kita mulai berusaha
memaknai setiap shalat kita.
Secara umum, makna shalat kita ada 2, yaitu ‘berdzikir’ dan ‘berddoa’. maka, sebelum kita memulai shalat, kita harus sudah membangun suasana hati, bahwa shalat itu bertujuan untuk berdzikir ban berdo’a.
-
Arsip
- November 2008 (2)
- Oktober 2008 (1)
- September 2008 (2)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS







